Ada rasa nyeri dalam hati Aisha ketika melihat Nala bersanding dengan Ibra di pelaminan. Aisha sendiri tidak mengerti kenapa bisa dia merasakannya. Yang Aisha sesalkan hanya satu, kenapa Nala berpisah dari Rayhan, sedangkan dirinya memilih mundur agar mereka berdua bisa hidup dengan tenang dan bahagia. Apa pengorbanannya harus sia-sia? Aisha merelakan hatinya hancur berkeping-keping, demi Rayhan dan Nala, karena Aisha memikirkan nasib anak mereka nantinya. Apa yang akan dipikirkan orang, jika ayah dari anak mereka memiliki dua istri? Bukankah akan ada saatnya sang anak akan mengerti, dan tentu hal itu akan mengganggu perasaan sang anak? Tapi kenapa saat ini Nala justru memilih memulai hidup baru bersama lelaki lain? Aisha masih disibukkan dengan berbagai pertanyaan di kepalanya ketika

