Wajah Nala terlihat gelisah saat Ibra memperkenalkan dirinya pada Rayhan. Dia mendekap bayinya lebih erat, seolah mencari kekuatan dari bayi mungil itu. Sementara itu Rayhan masih terpaku, berdiri di depan pintu tanpa ada niat menyambut uluran tangan Ibra. "Kamu punya hubungan dengan lelaki lain?" telunjuk Rayhan menuding ke wajah Nala. Rayhan dengan tangan terkepal dan tubuh bergetar melanjutkan, "Kamu itu kemarin masih hamil besar, dan sekarang kamu baru melahirkan. Apa sih yang ada dipikiran kamu, La? Apa kamu nggak bisa menahan diri sedikit lebih lama sampai anak kamu lahir dan kondisi kamu membaik, baru melempar diri kamu pada lelaki lain?" BUGH…!!! Tubuh Rayhan seketika oleng menerima bogem mentah dari Ibra. Setelah itu, tangan Ibra mengcengkeram kerah kemeja Rayhan. "Jaga mulu

