A Long Waited Day

2130 Words

"Bagaimana keadaannya Pablo?" tanya Karka begitu mereka sampai ke rumah, yang benar-benar rumah di tempatnya dulu. Artha tidak mungkin kembali lagi ke tempat ini, jadi Karka memutuskan untuk membawa Arfan kembali. Kesadaran Karka kembali begitu melihat kondisi Arfan yang begitu menyedihkan. Kedua matanya saat itu berada di toples pengawetan, dan tubuhnya dipenuhi luka sayatan dan jarum suntik yang Karka tahu gunanya apa. Di saat itu, sepanjang hidupnya akhirnya Karka menangis, baru kali itu dia merasa sangat tidak berguna. Apalagi saat Arfan tidak lagi membalas semua perlakuannya, rasanya hati Karka benar-benar hancur dipijak bumi. Pablo menghembuskan nafas dengan kasar. Ia tidak yakin kabar yang akan dibawanya ini mau diterima oleh orang semacam Karka. Salah bicara bisa-bisa kepalanya ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD