Dinner

1524 Words

"Kapan pulang?" tanya Asha. "Baru tadi malam." Suara itu terdengar sangat jelas dari balik punggung Asha. Seketika Asha membalikkan badannya. Dilihatnya Keenan dalam gendongan Angga sedang tertawa bahagia. Keenan hanya mengenakan kemejanya saja dengan dua kancing di atasnya dibuka. Sepertinya terlalu lama di dalam membuat anaknya kegerahan. "Keenan tadi menangis di dalam, jadi aku bawa keluar jalan-jalan," terangnya. Perlahan Angga mendekati Asha. Seketika Asha terpana dengan pemandangan di hadapannya. Persis ayah dan anak. Oh tidak! Asha meracau lagi. "Ma ... ma ...," kata Keenan seraya mengulurkan tangan minta digendong oleh Asha ketika jarak di antara mereka tinggal selangkah lagi. Asha mengambilnya dari tangan Angga. Dilihatnya Angga masih tersenyum lebar. "Buat Tuan Putri Asha." S

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD