Menunggu itu bukanlah hal yang menyenangkan, setidaknya menurut Letta saat ini seolah siap menunggu bom atom jatuh tepat di atas kepalanya. Tidak, itu terlalu berlebihan. Letta hanya menunggu Collin yang entah sejak kapan sudah menjadi Kakak angkatnya ini berbicara. Gadis itu memang sudah menjelaskan semua yang terjadi pada dirinya hingga akhirnya dia mengidap penyakit KD (Kraniektomi Dekrompesif). Setelah lima menit menunggu, akhirnya pria bermata coklat itu menatap Letta dan bergumam. "Aku tidak tahu harus terkejut atau apa, Letta. Tapi, yang pasti mulai sekarang kau dibawah pengawasanku!" "Aku tidak mau operasi!!" Pekiknya tegas membuat Collin menghela nafasnya kasar. "Aku tidak bilang kau akan di operasi, tapi kau harus memeriksakan dirimu seminggu sekali!" matanya menyi

