Faiz sedang duduk di pinggir tempat tidur, sedang memperhatikan istrinya yang sibuk berkemas. Wanita itu sedang memasukkan pakaiannya ke dalam koper dan berbagai jenis barang pribadi yang wajib dibawanya. "Yang betah ya, nanti di rumah," ucap Faiz. "Tergantung," balas Humairah sambil sibuk menyiapkan bawaannya. Ia tidak membawa banyak, hanya 2 koper saja. "Kok tergantung? Harus betah dong." "Kalau kamu gak bikin masalah, ya aku bakalan betah." "Gak bakal, aku janji." "Aku pegang loh janji kamu, jangan ingkar." "Iya sayang, iya." Beberapa menit berlalu. Humairah sudah selesai mengemasi barang-barangnya. Faiz bangkit dan mengambil alih kedua koper itu. Mereka berdua yang sudah siap untuk pergi ini pun keluar kamar. Mereka sebelum pergi berpamitan dulu kepada Hasan. "Bi, Mairah ber

