"Iya, aku mengandung anak kamu!" ucap Rahel dengan penekanan. Faiz tertunduk sejenak lalu ia kembali memandangi Rahel dengan menatapnya tajam. "Aku gak percaya!" tegasnya lalu ia ingin pergi tapi Rahel mencekal tangannya. Langkahnya jadi terhenti karena wanita itu. "Aku serius, Faiz!" Faiz menepis tangan Rahel dan mendorong wanita itu. Ia tidak peduli dengan wanita itu. Ia berpikir pasti Rahel mencoba mengakalinya. Faiz melanjutkan langkahnya yang sempat terhenti. Ia tidak mengatakan apapun pada Rahel meski wajah wanita itu terlihat serius saat mengatakan bahwa ia telah mengandung. Faiz terus berjalan sampai di mobilnya. Di sana ada Noah yang berdiri menunggunya. Ia memasukkan kopernya ke bagasi mobil terlebih dahulu. Setelah itu ia menghampiri anaknya. "Ayah, apa tante Rara gak

