Dolent

1718 Words

“Leo Vinzel.” Leo langsung membuka matanya ketika suara tersebut menyapa pendengarannya. Ia tidak tahu sedang berada di mana. Sebuah tempat yang sangat gelap dan ia merasa seperti melayang-layang. Di sekitarnya terasa sangat dingin dan seperti tidak ada aura kehidupan yang lain. “Siapa kau?” tanya Leo. Ia tidak bisa melihat apa pun. “Aku bukan siapa-siapa. Hanya sebuah semu yang tidak bisa dijangkau,” jawabnya. Suara yang sama seperti yang pernah Leo dengar beberapa hari yang lalu. Suara halus yang mengatakan untuk meyakinkan dirinya. Suara yang sangat lembut seperti berada di dimensi yang berbeda. Dia tidak tahu dari mana asal suara tersebut berasal, tetapi suara tersebut terdengar sangat dekat di telinganya. “Kau? Kau yang berbicara denganku kemarin? Siapa kau? Apa tujuanmu? Di mana a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD