Extra part

1153 Words

"Rayisa ... Assalammualaikum." Entah ini sudah keberapa kalinya aku mengetuk pintu rumah mereka. Belum ada jawaban, "Rayisa ... Bang Fahri, Assalammualaikum." Akhirnya. "Waalaikummusallam, Mbak Dina. Ada apa?" Tanya Bang Fahri begitu melihatku di depan pintu rumahnya dini hari begini. Ia melongok keluar, lalu kembali bertanya, "Aldo mana?" Rayisa yang berada di belakangnya mengangguk, tanda mengajukan pertanyaan yang sama. "Bang Aldo tadi keluar, mau beli nasi goreng. Tapi sampe sekarang belum pulang." Jawabku panik, rinai hujan masih membasahi bumi setelah sebelumnya turun dengan lebat disertai petir yang menyambar-nyambar. "Udah di telepon?" Kini Rayisa yang bertanya. "Enggak bisa, ini ponselnya ketinggalan." Jawabku sambil menunjukkan ponselnya yang kupegang. Bang Fahr

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD