Saat Ezra tengah menelpon Troy untuk sekedar bertanya mengenai liburan anak itu, Daya berselancar di internet untuk mencari resep makanan yang ingin ia coba. Setelah mengetahui bahwa dirinya hanya akan berdua dengan sang kekasih, Daya ingin memiliki waktu kualitas dan mencoba untuk lebih saling mengenal sosok Ezra. Dan menurut Daya, cara terbaik untuk berkomunikasi adalah melalui masakan dan mengobrol di meja makan. Lain cerita dengan obrolan yang pernah terjadi di sana, karena sebelumnya, atmosfer di antara mereka hanya berada pada dua kategori ; kesedihan atau gairah. Daya ingin memiliki ikatan yang lain, yang lebih erat dari sekedar hubungan fisik. Dan lebih dalam dari sekedar saling mengetahui masalah pelik yang mereka alami. “Tanya tante Vika, Ayah yang jemput atau diantar nanti?”

