23

1239 Words

"Mas, aku sudah lelah, aku capek sekali," kataku langsung menghempaskan diri juga tasku di hadapannya. "Apa maksudmu?" ujarnya sambil meletakkan buku yang ia baca lalu menghampiriku. "Aku capek dengan gundikmu," ujarku dengan nada yang tidak suka. "Suamiku hanya menghela nafasnya pelan lalu menjatuhkan diri di sampingku tarikan napasnya terdengar begitu terbebani. "Jangan mengatakan apa-apa lagi, minta maaf lagi dan beralasan bahwa ini semua hanya demi bisnis dan usaha, Mas, aku sudah bosan!" aku mencoba untuk menghalangi Apa yang hendak ia katakan. Terlalu klise. "Bukan ... Bukan itu yang ingin kukatakan." "Lalu ...." aku menaikkan sebelah alis. "Aku hanya pusing," ujarnya sambil memijiti keningnya. "Berikanlah aku ketegasan apa sebenarnya keputusan yang ingin kau ambil, Mas. Ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD