BAB : 46

1128 Words

Keduanya menikmati makan siang setelah makanan yang dipesan Justin datang dan tertata di meja makan. "Nanti aku minta beberapa orang berjaga di depan kamar," ujar Justin. Seketika Hana menghentikan suapan yang sudah mau memasuki mulutnya, kemudian menatap tajam ke arah suaminya. "Kenapa nggak sekalian aja minta semua orang berjaga di dalam kamar, depan kamar mandi, depan lemari, dan di balkon," komentar Hana. "Berlebihan tahu, nggak." "Aku salah lagi, ya?" "Banget, suamiku Sayang," sahut Hana langsung dengan senyuman manis yang sengaja ia tebar. Justin malah tersenyum mendengar panggilan yang digunakan Hana untuknya. Haruskah ia terus mengalah dan mengalah hanya untuk mendapatkan kata kata sayang dari dia? Jawabnya bukan iya, tapi justru akan ia lakukan terus. Hana menyiapkan be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD