BAB : 39

1093 Words

Willy dan Joan datang, tepat saat keduanya masih dalam adegan pelukan. Hingga dengan cepat Hana melepaskan diri dari posisinya. "Opss ... kita datang di waktu yang tepat, Jo," ujar Willy pada Joan. "Maksudku, di waktu yang nggak tepat. Orang lagi sibuk bermesraan," ralatnya Hana salah tingkah, langsung saja kembali merebahkan badannya dan menutupi separo wajahnya dengan selimut. Ini memalukan, gais. Kepergok pelukan, berasa kepergok ciuman aja efeknya. "Kenapa balik lagi?" tanya Justin. "Kan, gue ..." "Bukan elu, tapi Joan," sanggahnya. Joan langsung berjalan dan menghadap Justin dengan sedikit menundukkan wajahnya. Ya, ia tahu kenapa bos nya ini marah. "Maaf, Pak ... saya tahu ini kesalahan saya," ujarnya takut-takut. Willy memasang wajah kesal saat sikap sobatnya itu selalu begi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD