BAB : 43

1283 Words

Saat sibuk di ruangan meeting, tiba-tiba pintu diketuk dari arah luar oleh seseorang. Seketika Justin langsung memasang ekspressi tak sukanya dan dengan sengaja melempar map yang ia pegang di meja. Membuat beberapa karyawannya yang ada di sana memasang ekspressi kaget. Willy beranjak dari kursinya, melihat siapa yang dengan beraninya mengganggu jam meeting. Padahal mereka semua sudah tahu, kan, kalau Justin tak menyukai itu. Memasang tatapan tajam kearah seorang satpam yang ia dapati di depan pintu. "Maaf, Pak Willy ... barusan Nona datang, tapi sekarang kabur," ujarnya langsung. Justin bisa mendengar itu dengan jelas. Nona? Siapa lagi yang di maksud satpam kalau bukan Hana, istrinya. Segera, ia beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menuju pintu, meninggalkan semua orang yang masi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD