Bab 25. Calon Menantu

1348 Words

Ada semburat merah yang muncul di pipi Shasha setelah mendengar jawaban sang perwira polisi. Dia lalu menyelipkan rambut ke belakang telinga dengan wajah tersipu. "Gimana kerjaan, Sha?" tanya Kaisar dengan suara normal agar suasana tidak terasa canggung lagi. "Alhamdulillah, sering lembur dan ke luar kota," jawab Shasha sambil terkekeh. "Sama dong. Ini nanti aku juga balik ke kantor lagi," kata Kaisar. "Terus Mas Kai tidur di kantor?" Shasha menoleh ke samping kanannya. "Kalau kerjaan selesai sebelum jam 12.00 ya pulang. Kalau belum selesai, mending tidur di kantor. Tapi aku selalu sedia baju ganti kok di kantor. Jangan khawatir aku jadi bau dan enggak ganti baju," seloroh Kaisar. "Calon bapak kapolda sibuk ya," celetuk Pak Lukman yang sejak tadi menyimak obrolan dua sejoli itu. "Sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD