"Kamu tenang saja, aku tidak akan merebut Dita. Kalaupun melakukannya, aku yakin juga tidak akan berhasil. Karena dari dulu aku coba menarik perhatian Dita juga selalu gagal." Kaisar mentertawakan dirinya sendiri. Rendra tersenyum tipis mendengar ucapan Kaisar. Memang istrinya bukan orang yang mudah tergoda dengan semua perhatian yang diberikan oleh lawan jenis. Buktinya sebelum dia datang menawarkan cinta sudah ada Bara, Reza, dan juga Kaisar. Namun, dialah yang memenangkan hati Dita. “Terus cintai dan lindungi Dita. Aku yakin hanya kamu yang bisa membuatnya bahagia,” ucap Kaisar. “Tanpa Mas Kai suruh, aku sudah melakukannya.” Rendra kembali bersikap ketus. Sesudah dari masjid, Kaisar bertandang ke rumah Adi. Dia ingin mengobrol dengan sahabatnya itu sekalian menunggu Tirta yang ikut

