Separuh aku bab 31

924 Words

Di butik Syakila Sofia benar-benar cepat tanggap untuk melakukan apa yang di tugaskannya. Hatinya penuh semangat yang membara untuk terus berkarya. Ini adalah kesempatan Sofia untuk memiliki pijakan jika ingin lebih sukses dari pada ini. Hasil karya sketsa hari ini di berikan oleh syakila, dan syakila merasa puas, lalu Syakila mencoba memberikan kain untuk mengaplikasikan apa yang sudah Sofia sketsakan. Tak terasa waktu hampir menunjukan jam 2 siang Sofia belum makan siang karena lupa waktu yang di pikir hanya pekerjaan saja. " Nak Sof, sudah hampir sore kamu belum makan, ayo makan dulu," ajak Syakila yang sudah menganggap kalau Sofia adalah anaknya sendiri. " eh iya bu sebentar, saya masih memotong kain " ujar Sofia. " sudah di tinggal dulu kesehatan itu sangat mahal, kamu harus in

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD