Part 14

1617 Words

Adriana memasuki vila yang sudah lebih dulu di masuki oleh Adrian, perempuan itu masih mengunci mulutnya rapat. ia mogok bicara dengan suaminya yang menurutnya seenaknya, ia menyetujui akan menerima pernikahan ini tapi tidak dengan seenaknya membuat keputusan terhadap dirinya. “kamu masih marah yah sama aku Riana” tanya Adrian memeluk istrinya dari belakang “maafin aku lah, lain kali aku akan meminta persetujuan kamu lebih dulu” ucap Adrian mengecup pipi sang istri yang langsung di tepis oileh sang istri “jangan cium” “pelit amat sih sama suami sendiri, kamu lapar gak kita cari jagung bakar di depan yok, tadi aku lihat enak banget kayanya” ucap Adrian meraih pergeangan tangan sang istri. tak bisa di pungkiri perempuan itu langsung ngiler mendengar tawaran suaminya, perutnya sudah kero

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD