Bab 18 Kesetiaan Aku pernah memimpikan kita duduk di sebuah taman dan menghabiskan waktu bersama, menceritakan kisah kita berdua dan tertawa bersama. -Daniel Kusuma- *** Daniel menatap Calista yang sudah tertidur nyenyak akibat pengaruh obat penenang yang disuntikkan oleh dokter pribadi Daniel. Wajah gadis itu masih tampak pucat dan peluh masih menghiasi keningnya padahal kamar Calista sangat dingin karena AC. Daniel melihat ponselnya sekilas lalu memasukkan kembali ke dalam saku celana nya. Kalau di tanya kenapa dia suka dengan Calista jawabannya hanya satu, karena dia harus melindungi gadis itu dan hingga kini Daniel masih menyimpan rahasia itu. Suatu saat nanti, Daniel akan memberitahukannya. Katakanlah pada seluruh dunia kalau Daniel tipe pria egois dan itu benar. Tapi dia melupa

