Bab 9 Menemukan mu Daniel mendesah kasar dan sedari tadi pikirannya tak tenang. Entahlah sejak dia berpamitan pada gadis itu pikirannya tiba-tiba dilanda rasa cemas yang berlebihan dan ini sungguh sangat tak wajar. Rasanya ingin berbalik dan menemukan gadis itu tapi urusannya kali ini benar-benar sangat penting dan mendesak jadi dia tak bisa meninggalkan ruangan ini begitu saja. Di sini dia harus bekerja secara professional sebab nasib perusahaan taruhannya. Daniel bukan termasuk salah satu orang yang tak bertanggungjawab dalam hal pekerjaan dan itu sangat pantang baginya. "Baiklah Pak Daniel, saya setuju dengan kerjasama ini. Dan maaf saya meminta anda untuk datang ke kampus ini," ucap pria paruh baya yang bernama Pak Tyo itu sambil mengulurkan tangan. Iya, kini Daniel tengah berbic

