Abi menghajar tiga orang yang lagi-lagi datang untuk menangkapnya. Dia yakin kakek tua bangka itu sudah mengetahui kedatangannya dan dia sengaja menjebak Abi juga dua anak Garwine. Seakan-akan semua sesuai dengan rencana mereka. Tapi pada kenyataannya dia sudah dipermainkan oleh kakek tua itu. Saat Abi memilih untuk berpencar dengan dua anak Garwine, satu persatu pengawal keluar dan menyerangnya. b******k! Abi memaki dalam hati. Dia hampir saja terkena belati dari seorang pengawal yang berusaha untuk menusuknya. Beruntung Abi masih bisa mengelak dan menendang tangan b******n itu. Semakin lama semuanya semakin melelahkan. Karena pengawal b******n itu semakin banyak dan tidak hentiknya menyerang Abi. Dia melompat dan menendang satu b******n yang kembali menyerangnya, dia bukan anak umur tuju

