chapter 23

1104 Words

Ketiga temannya menatap Ilona dengan tatapan aneh setelah Ilona menceritakan semua kejadian pada mereka. Dan kini ketiga temannya itu malah terlihat seperti orang bodoh yang seakan menganggap kalau Ilona berbohong dan sedang mengarang. Dan benar saja yang ia pikirkan, Giselle dengan tidak percayanya berkata,” lo ngambil cerita di novel apa? Gue mau baca deh kayaknya.”             “Sial! Itu beneran, bukan bohongan,” sungut Ilona kesal. Ketiga temannya masih menatapnya seakan itu benar-benar kisah fiktif belaka.             “Kok gue jadi pengen di culik dan punya pengawal keren, ya?” celetuk Bianca.             “Kalo bokap lo sekaya bokapnya Ilona mah, bisa aja,” balas Erin, membuat Ilona dan teman-temannya. Mereka baru saja selesai kelas dan memilih untuk makan di kantin. Ilona mempe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD