CHAPTER TWENTY SIX

1598 Words

Setelah mengantar Thania ke depan, Sily berjalan malas menuju kamarnya. Ia kembali duduk di balkon. Sebuah mobil berhenti di depan gerbang. Mata Sily menyipit. "Itu mobil ...." Sily membulatkan matanya. Gadis itu berlari keluar kamar, namun tidak sampai menuruni tangga. Ia mengintip dari atas. Daren masuk ke dalam disambut orang tua Irga. "Om dokter," gumam Sily. Saat Sily berbalik, ia melihat Irga yang hendak turun ke bawah. Gadis itu menahannya. "Stop! Irga mau ke bawah? Irga tahu Om dokter dateng?" Irga mengerutkan dahinya. "Iya. Kenapa?" "Pasti Irga mau ngusir Om dokter, kan? Jangan, dong, Irga. Kasian kalo Om dokter diusir." Sily menarik-narik lengan baju Irga, membuat cowok itu berdecak sebal. "Aduh, Sily. Enggak aku usir. Lagian, Om Daren ke sini emang mau ketemu aku." Sily men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD