Inne dan Athar 64 Melihat kebungkaman suaminya, Innne menarik nafas panjang lalu di hembuskan dengan sangat perlahan, berharap rasa marah dan kaget, suaminya hampir memukul anaknya Amar, mereda. Dan sudah berhasil saat ini, Inne sudah bisa mengontrol perasaan dan dirinya. Dan Inne tidak mau, anaknya Amar benci pada Akbar. Inne mencoba berfikir dewasa. Berpikir positif juga, selain ada chat Yuki, mungkin ada chat penting lain dari relasi bisnisnya sehingga , ya… ponselnya tidak boleh anaknya pegang atau mainkan. Pasti begitu…. “Aku khilaf. Aku minta maaf….” “Aku sudah memaafkanmu, Mas. Toh, nggak sampai pukul kan? Aku nggak mau mendidik anakku dengan cara kekerasan, senakal dan sesalah apapun dia, masih ada cara lain…. Untuk menegur dan merubahnya.”Ucap Inne tegas. Inne juga mencoba

