56

2003 Words

Akbar menatap Inne dengan tatapan tak rela. Terserah Inne mau mengatakan dirinya lebay, terlalu over protektif terhadap dirinya, Akbar nggak peduli. Asal anaknya yang sedang tumbuh dalam rahim Inne baik-baik saja, dengan syarat utama apabila inne isterinya baik dan sehat, otomatis anaknya di dalam sana akan sehat juga. Inne menatap Akbar dengan tatapan jengah, Demi Tuhan ia bukan bayi yang baru gede. Umurnya sudah 34 Tahun, Akbar terlalu berlebihan, Inne nggak mau munafik, hatinya melambung bahagia di dalam sana, mendapat perhatian yang begitu besar dari Akbar. Tapi, hati Inne juga merasa sedikit kesal, sudah seminggu berlalu sejak suaminya itu tahu kalau dia sedang mengandung saat ini, dirinya di rawat, dan di perhatikan bagai porselen yang mudah pecah, dan rapuh. Inne hampir tidak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD