15. Dosa dan Doa

1087 Words

“Tolong aku, aku datang membawa dosa!” Bujana tak kuasa melawan gadis berambut ikal yang berusaha memeluknya. Bujana tidak merasakan apapun, meski tubuh gadis itu melekat erat padanya. Tentu saja karena mereka sama-sama roh yang tidak bisa merasakan apa yang dirasakan oleh jasmani. “Kau benar, kau memang berlumuran dosa,” ucap Ahmed, geleng-geleng kepala melihat Bujana yang memanfaatkan kesempatan. Gadis yang masih kebingungan dengan apa yang terjadi pada dirinya itu, menempel erat di tubuh Bujana. Bujana pun tak menolak, meski dia tak merasakan apapun. Saat dia menjadi idola gadis-gadis saat turun dari mobil balapnya, dia bisa merasakan nikmat dan denyar menyenangkan di sekujur tubuhnya, dari setiap sentuhan apapun yang didapatnya. Kini, semuanya kosong. Hampa.  Perlahan, gadis itu me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD