19. ♥ Now, You Are Mine

1755 Words

Dua anak manusia itu duduk saling berhadapan. Mereka terpisahkan oleh sebuah meja berkakikan kayu dan beralaskan kaca, yang diatasnya terdapat vas bunga berisi beberapa tangkai bunga mawar merah asli. Lirikan itu bersatu sama lain, menyiratkan arti berbeda. Tiada dari mereka yang mau memulai obrolan. “Apa yang bapak ingin bicarakan dengan saya?” Tamara mengalah, ia bersuara terlebih dahulu memecah keheningan. “Apakah saya terlihat seperti seorang bapak-bapak berumur 50an dengan perut buncit dan kacamata tebal tuan Theodore?” bukannya menjawab, Brody malah mengajukan pertanyaan kepadanya. “Saya hanya menghormati seseorang yang paling berpengaruh pada film ini.” Tamara langsung menjawab tanpa jeda. Brody mencebik sudut bibirnya, “Tuan Theodore hanya menghormati seseorang karena sebab pen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD