BAB 42

1145 Words

Hujan berhenti saat hari nyaris gelap, Haru dan Mugi juga hari itu membatalkan niat untuk menemui keluarga Haru guna mengatakan jika mereka sudah menikah. Keduanya larut dalam permainan panas, apalagi di luar sana hujan turun dengan deras. Cuaca yang dingin semakin membuat mereka terbuai, desahan merdu menjadi pemicu birahi mereka melonjak tajam. Sepanjang permainan hari ini, Mugi dan Haru sama-sama egois dalam memimpin. Mereka bersaing untuk menunjukkan diri mereka mampu memuaskan satu dengan yang lain. Tapi ... Semua itu terhenti kala mereka menyadari masing-masing diri menera malah menyebutkan nama yang berbeda dari biasanya. Haru yang biasanya akan memanggil nama Sora kini malah menyebut nama Mugi dengan sangat lembut dari bibirnya. Bahkan itu terjadi beberapa kali, dengan nada y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD