Chapter 16 Friendly Stepbrother Selasa pagi, Vanya lebih bersemangat. Dia bangun lebih pagi dari biasanya dan setelah tiga puluh menit berenang gadis itu membilas tubuhnya kemudian mengenakan seragam sekolahnya lalu pergi ke ruang makan untuk sarapan bersama keluarganya. Dia terkejut karena ada orang lain selain ibunya, Raul, dan Ares. "Selamat pagi," sapa Vanya seraya menatap pria asing yang duduk di samping Ares. "Selamat pagi, Sayang," jawab Tania. Pria di samping Ares itu menatap Vanya yang menarik kursi di samping Tania. "Kau, Vanya, 'kan?" Vanya mengerjapkan matanya dan mengangguk pelan kemudian menatap Ares. "Ya." "Dia putra ke duaku, Evander," ucap Raul. Bibir Vanya nyaris membentuk huruf O. Rupanya pria tampan yang mengenakan setelan jas dan memiliki bola mata cokela

