Edwin Dareen merasa sangat lega karena akhirnya ia bisa memberitahu kedua sahabatnya tentang dia dan Arabella tanpa tahu perasaan kedua sahabatnya. Ia berpikir jika kedua sahabatnya itu ikut bahagia melihat ia berhasil menemukan gadis yang selama ini di carinya. Padahal pertemuan itu menggores luka tersendiri bagi kedua sahabatnya tanpa Edwin tahu. Sedangkan Erick, kesehariannya setelah mendengar pengakuan Edwin itu terlihat menjadi seseorang yang lebih pendiam dari biasanya. Tak ada yang ingin katakan dan juga tak ada yang ingin ia dengar, ia hanya melakukan aktifitas seperti biasa dengan tatapan kosong. Harusnya Erick bahagia saat mendengar wanita yang di cari sahabatnya selama ini akhirnya ketemu. Hal itu bukan cuma harapan Edwin, tapi harapan Erick juga ynag ingin segera sahabatnya m

