LELEHAN BUBUR

2002 Words

Di pantulan cahaya matahari sore yang lembut dan hangat, Arabella mempercepat langkah kakinya, ia ingin segera sampai ke rumah untuk menemui orang tuanya. Sesampai di rumahnya Arabella sudah melihat kedua orang tuanya ada di dalam rumah. Ayahnya duduk menonton televisi dan ibunya di dapur. Menyiapkan bekal yang sedari tadi di masak dan di siapkan dari rumahnya. "Ayah!" Seru Arabella. Lelaki tua bertubuh bugar itu menoleh ke arah anak semata wayangnya. "Tumben kok kesini secara mendadak?!" Suara Arabella terdengar panik. Ia takut salah tingkah atau salah ucap atas kemunafikan David dan Kayla. Bagaimanapun ia tak mau orang tuanya tahu tentang apa yang menimpa keluarganya saat ini. "Itu loh Ibumu. Dia kepikiran kamu, katanya akhir-akhir ini perasaannya gak enak mikirin kamu!" Jelas sang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD