PENGECUT

1745 Words

PJM 17 Dengan reflek, Mitha menoleh ke arah suara itu berasal. Terlihat Erick yang sedang duduk santai dengan pakaian lusuhnya sambil menyeduh teh beraroma melati dengan nikmatnya. Mitha membalikkan tubuh, bukan berjalan ke arah Erick. Melainkan ia berjalan ke arah balkon restoran. Erick yang sudah mengenal Mitha langsung paham jika kondisi Mitha saat ini sedang membutuhkan teman sama seperti dirinya. Dengan kesadaran diri, Erick mengikuti Mitha. Namun, sebelum itu, Erick meminta seseorang pelayan untuk membuatkan teh untuk Mitha yang ada di balkon. Erick melihat Mitha berkali-kali menghembuskan nafas seolah ada beban berat yang saat ini menindih hatinya. "Ini tehmu, Mith!" Suara Erick terdengar sambil mendekati Mitha. Saat ini Mitha benar-benar membutuhkan seseorang untuk berbagi. N

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD