HATI LUNA

1770 Words

Bruk! Arabella tak sengaja bertabrakan dengan seorang pelayan kebersihan. "Mohon maaf, Bu!" Ucap gadis itu saat Arabella menabraknya. "Iya gak pa-pa!" Dengan lembut Arabella mengelus-elus pundak gadis kebersihan itu. "Apakah kamu melihat David?" Tanya Arabella. "Dia di atap, Bu! Aku gak sengaja melihat bayangannya saat membersihkan tangga!" Jawab pelayan itu dengan polos. 'Untuk apa dia ke atap, sedangkan ada meeting penting saat ini?' Gumam Arabella dalam hati. Tanpa berfikir panjang ia segera menuju atap dengan melewati tangga darurat karena memang tak ada lift untuk menuju ke atap. Erick juga tak kalah cepatnya berlari mengikuti Arabella. Sesampai di atap, belum juga ia memiliki kesempatan untuk mengatur nafasnya, tiba-tiba ia melihat dua orang yang sudah tak asing lagi baginya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD