Mata Arabella menatap nanar benda persegi pipih yang melekat dengan tembok. Ia melihat konferensi pers yang dilakukan Edwin secara langsung. "Sepertinya aku tak salah jika harus menjatuhkan hati kepadanya!" gumam Arabella yang kini sudah tak lagi meragukan cinta Edwin Dareen. Saat ini Arabella ada di dalam sebuah kafe elite, ia merass butuh kebebasan karena telah terkurung berhari-hari di dalam Apartemen milik Erick. Sejak wajahnya terungkap di seluruh media, wanita cantik itu kini tak lagi bangga mununjukkan siapa dirinya. Kali ini hanya berpakaian simple dan tak lupa memakai masker agar tak ada orang yang mengenalinya. Awalnya Arabella menikmati semangkuk eskrim strawberry dengan nikmatnya tanpa memakai masker untuk menutupi wajahnya. Namun, saat televisi yang menempel di tembok itu

