Pak Eko bagaikan sebuah mentari pagi yang memberi kehangatan di pagi hari. Hanya dengan mendengar semua perkataan yang Pak Eko katakan membuat Erick dan Mitha merasa lega dan tenang. Setelah itu mereka kembali ke rumah mereka masing-masing. Mitha ada di mobil yang sama dengan Pak Eko karena memang Pak Eko dan Mitha satu arah dan satu tujuan. Sementara Erick juga tak lama menyusul, dia juga ingin satu mobil dengan mereka karena ia benar-benar tak kuat untuk melanjutkan perjalanannya. Erick meninggalkan mobilnya begitu saja di tempat yang aman setelah ia menelpon mobil derek untuk menjemput mobilnya. Di sepanjang perjalanan Mitha dan Erick terlihat diam membisu. "Yang harus kalian ingat, Nak! Arabella dan Edwin pun sebenarnya tak ingin berada di posisi itu. Kalian masih ingat betulkan bag

