TERUNGKAP

1731 Words

Arabella menggeliat lembut, ia merasa malam ini ia merasakan tidur yang sangat berkualitas, tubuh dan kepalanya terasa sangat ringan. "Mmm, memang liburan adalah cara yang bagus untuk mengatasi insomnia" gumamnya pelan sambil membuka matanya perlahan. Deg! Arabella masih tak begitu sadar dengan bayangan seseorang yang ada di pelupuk matanya. Ia berkali-kali mengucek matanya berharap apa yang ia lihat kali ini tak nyata. Seseorang dengan wajah tampan dan berseri, sedang menatapnya dengan penuh kehangatan. Arabella masih tak mau mempercayai apa yang di lihatnya pagi ini. Ia masih berharap jika semua itu mimpi atau halusinasi. "Sudah bangun? Apakah kamu jadi insomnia?" Kini pahatan Tuhan itu tak hanya diam namun ia juga berbicara. Di saat itu juga Arabella teringat kembali kejadian sema

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD