Diva sedang berbaring di ranjang rumah sakit. Angkasa masih menemani Diva. Angkasa masih merengkuh tubuh Diva, karnaa memang Angkasa ikut berbaring di ranjang Diva. Semua itu atas kemaun Diva, perempuan itu ingin Angkasa mengelus-elus rambutnya. "Sa, lama-lama kok gerah ya?" ucap Diva mengipasi dirinya dengan tangannya sendiri. "Acnya udah gede Div," ucap Angkasa masih menengelamkan wajahnya di caruk leher Diva. "Sa lo nggak pulang? Nanti Mami Sandra nyariin lo gimana?" tanya Diva masih dengan mengipasi wajahnya. "Biarin, tapi tadi gue udah chat Mami kok." ucap Angkasa, lelaki itu masih betah memeluk Diva. "Sa, panas." ucap Diva manja kepada Angkasa. Angkasa menatap Diva, kemudian ia meniupi wajah Diva. Diva memejamkan mata, menikmati angin yang keluar dari mulut Angkasa. Posisi mere

