Brukkk.... "Kalian itu benar-benar tidak becus! Mencari sorang tikus saja tidak bisa!" seru Tya kepada anak buahnya, beberapa orang di depannya hanya menunduk melihat kemarahan dari Tya. "Kalau kalian tidak becus bekerja! Mending kalian mati aja!" seru Tya mengarahkan pistol kepada anak buahnya. "Rinjani! Gue tahu dimana Diva berada dan siapa yang sudah membebaskan Diva." ucap seorang yang menghalangi niat Tya. Pria itu membisikan sesuatuh pada telinga Tya membuat Tya terdiam. Tangannya mengepal, hingga jari-jarinya memutih. "Gue kecewa salama lo Joy..." lirih Tya. Sementara Itu, Diva sedang memeriksa luka-luka di sekujur tubuhnya. Terhitung sudah hampir 2 minggu Diva tinggal dan merepotkan Joy. Pintu ruang pribadi Joy terbuka, menampilkan sosok Joy yang dengan segera mengunci ruang

