Diva mengerang kesal, ketika Angkasa memberikan minuman, kepada perempuan yang menurutnya sebagai selingkuhan Angkasa. Angkasa juga mengacak-acak rambut perempuan itu dengan gemas. Hati Diva panas, ia berjalan penuh amarah kearah Angkasa. Diva mendorong bahu Angkasa kasar, ia melakukan itu sengaja. Angkasa sedikit terpental ketika bahunya terdorong oleh Diva, ia manatap sifat aneh Diva dari tadi pagi. "Diva!" panggil Angkasa, Diva berhenti. Namun sedetik kemudian. Perempuan itu melanjutkan langkahnya. Bahkan Diva mempercepat langkahnya ketika tahu, lelaki di belakngnya itu mengejarnya. Diva menaiki tangga, lantai 3 ia pun membuka pintu dan semilir angin siang hari menerpa wajahnya. Saat ini Diva sedang berasa di rooftop di Sekolahnya. Angkasa terengah di ambang pintu, langkah Diva

