37||BERAKHIR

1204 Words

Sudah 3 hari, Angkasa tidak berangkat sekolah. Semua satu sekolah SMA Galaksi masih mencibir Diva. Bahkan ada yang terang-teragan membicarakan Diva di depan Diva. Sekali lagi Diva hanya diam. Jika ia melawan maka akan semakin memperkeruh suasana. Seperti pagi ini, secara terang terangan Diva mendapatkan caci maki dari semua siswa SMA Galaksi. 'Uhh masih punya muka.' 'Ya iyalah Kan bedaknya tebel.' 'Jangan-jangan nerima Angkasa sebagai pacarnya pun karna Angkasa tajir kali ya.' 'Perempuan kayak dia mah, doyan sama duit. Duit om-om juga.' Diva memejamkan matanya, untuk menetralisir rasa sakit di dadanya. Diva terus mamacu langkah kakinya. Hingga ia sampai di kelas. Di kelas sudah ada Angkasa yang duduk di kursinya dengan sebuah buku yang sedang ia baca. Kelasnya masih sepi, tidak ada o

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD