Di kantin, Diva tak henti-hentinya manja terhadap Angkasa. Sementara Agnes yang duduk di depan Diva dan Angkasa hanya memutar bola matanya kesal. Putri dan Sintia datang. Lalu duduk di kursi yang tersisa. "Hay Div, gimana keadaan lo?" tanya Putri. "Udah mulai membaik kok." jawab Diva, Sintia melirik kearah Agnes. "Lo? bukannya lo selingkuhannya Angkasa ya?" tanya Sintia, Putri pun ikut menengok kearah Agnes. "Gue? Bukan kok!" ucap Agnes.'Bentar lagi juga iya.' batin Agnes tersenyum sinis. "Yang waktu, itu Sintia liat kan, elo?" tanya Sintia menunjuk Angkasa dan Agnes bergantian. Sintia tak melanjutkan perkataannya, karna dari belakang badannya di peluk oleh sesorang. "Zaky, ya ampun Sintia kaget, Sintia kira siapa." ucap Sintia. "Honey babe, Lupa ya." ucap Zaky lalu duduk di sebe

