Chapter 44

1042 Words

"Siapa Abel?" Qiandra yang baru saja keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya itu mendadak diam. Ia juga menghentikan langkahnya. "Di, itu--" "Aku tanya siapa Abel? Aku nggak butuh jawaban yang nggak ada hubungannya sama sekali sama pertanyaan aku!" Qiandra membuang napasnya sebelum menjawab pertanyaan Diandra. Ia takut terjadi kesalahpahaman jika tidak berhati-hati menjawabnya. "She is my friend. Waktu kuliah dulu. Maaf, aku nggak cerita sama kamu karena aku pikir itu nggak penting sama sekali. Aku malah nggak tau kalau dia datang ke Indonesia. Karena, dulu dia bilang nggak bakal pulang." "So, are you two kissing?" kekeh Diandra yang lebih ke arah lirihan. Air matanya menggenang di pelupuk mata. Ia tidak bisa lagi menahan gejolak di hatinya. Karena, ternyata dugaannya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD