Setelah menempuh perjalanan cukup melelahkan, akhirnya Jasmine sampai di Villa milik Vino. Tempat dimana dulu dirinya tinggal bersama dengan Vino. Begitu banyak kenangan di tempat ini. Sikap Vino bahkan dulu begitu baik dan perhatian. Tapi, setelah Gavin datang ke Villa ini, semuanya mulai berubah. Vino mulai menjalankan semua rencana yang sudah dia susun sejak lama. Jasmine lalu menghela nafas panjang, “bahkan sampai sekarang, aku gak tau dimana makam Yasmin. Vino sekalipun gak pernah mengajakku untuk mengunjungi makam Yasmin.” Vin, andai kamu bisa kembali menjadi Vino yang dulu lagi, mungkin aku bisa sedikit bersimpati padamu. Bagaimanapun, kamu tetaplah orang yang telah menyelamatkan hidupku selama ini. Aku juga tau, meskipun kamu mengancamku dengan kedua orang tuaku, aku tetap yaki

