Aku sudah muak

2181 Words

“Kenapa kamu ada disini? Kalau kamu disini, bagaimana dengan kantor?” Fernandes berkali-kali melirik ke arah Yumna. “Justru seharusnya aku yang bertanya sama kamu. Kenapa kamu ada disini? Apa ini alasan kamu minta izin untuk gak masuk kantor?” tanya Gavin dengan dahi mengernyit. “Bukan. Aku benar-benar pusing tadi pagi. Semalam aku habis minum-minum.” “Minum?” Fernandes menganggukkan kepalanya. “Apa kamu ada masalah?” “Kamu masalah aku. Kamu yang membuat hidup aku penuh dengan masalah,” sindir Fernandes dan langsung membuat Gavin menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Fernandes menatap sekeliling restoran, “kamu ada meeting disini? Atau kamu lagi bersama dengan Shanum?” Kedua mata Fernandes menatap ke arah Shanum yang juga tengah menatapnya. “Tumben kamu aja dia makan siang? Apa di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD