DANISSYA POV Ka Arsya keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk. Aku yang terduduk di sofa kamar pun menatapnya seakan-akan meminta penjelasannya. Hatiku memanas seketika. Bagaimana jika Ka Arsya menghianati dan mempermainkanku? "Ka Arsya, ayo bilang. Ka Arsya darimana?" Aku langsung memburunya. Tak akan kubiarkan Ka Arsya lari kemanapun sebelum ia menjelaskan padaku apa yang terjadi padanya hari ini. Ka Arsya seperti menahan untuk tak mengutarakannya padaku. Wajahnya sedikit takut dan bingung. "Jawab!" Teriakku padanya. Habis sudah kesabaranku. "Iya, Nissya. Tenang dulu." Ka Arsya menghampiriku. "Tenang gimana? Ka Arsya bohongin aku!" Aku berpindah duduk di ranjang. Rasanya untuk berdekatan dengan Ka Arsya sekarang menjadi hal yang tak ku

