"Mbak Rahma!" Panggil Fitri dari balik pintu sambil menangis. Rahma dan Bu Leni terkejut dengan kemunculan guru muda yang baru lulus kuliah ini. "Mbak Rahma ... punya masalah besar seperti ini, kenapa nggak pernah cerita sama Fitri?" tanya Fitri sambil memeluk Rahma "Selama ini mbak tidak menganggap Fitri teman, ya?" lanjut Fitri masih menangis dan merajuk. "Maafkan Mbak, Fit. Kemarin Mbak baik-baik saja, tetapi sekarang Mbak benar-benar terpuruk, Fit," jawab Rahma "Jadi selama sebulan mbak sering buru-buru pulang karena mbak kerja jadi pembantu?" tanya Fitri, Rahma hanya mengangguk. "Kemudian Mbak jatuh cinta pada majikan Mbak itu? Ternyata pria itu punya istri, dan istrinya ibunya Alif?" tanya Fitri berapi-api. Fitri tahu soal Alif, tapi selama ini dia tidak berani bertanya siapa

