Rahma terperangah melihat Bosnya turun tangan membantunya menjemur kain, dia bahkan cuma bengong, semua pakaian itu sudah selesai dijemur oleh Bastian. "Kau sudah masak, ayo kita makan sama-sama, aku sudah lapar," kata Bastian meraih tangannya dan menuntun ke meja makan. Rahma hanya menurut saja seperti kerbau yang dicucuk hidungnya. Bastian mengambil piring dengan cekatan, diisinya piring Rahma dengan nasi goreng dan telur ceplok diatasnya. "Ayo makan," kata Bastian tersenyum manis sekali. Rahma belum pernah melihat laki-laki ini tersenyum seperti itu, jika tersenyum seperti itu pria di depannya ini begitu tampan. "Aku minta maaf ya, atas ucapanku kemarin. Aku tidak bermaksud menyakitimu, aku hanya tidak suka kau dekat dengan pria lain," kata Bastian menatap Rahma lekat. Mendengar

