"Maaf Tuan Aksa, saya harus membawa Bella menjauh dari sini!" Tanpa menunggu jawaban dari lelaki paruh baya itu, Zavier menarik pelan lengan Bella untuk pergi dari hadapan Tuan Aksa. Tatapan Intan semakin menujukkan ketidaksukaannya kepada Zavier dan teman dekat mantan suaminya itu. Mantan suami Intan itu hanya tidak ingin membuat semua mata tertuju padanya juga Bella. Dia ingin menjaga perasaan wanita si sampingnya meski kini keduanya tak ada ikatan apa pun kecuali teman. Bahkan ada pertanyaan dari beberapa rekan kerja Intan tidak dihiraukan oleh wanita cantik itu. Tatapan mata Intan masih tertuju kepada mantan suaminya. 'Kau seolah jijik kepadaku, Mas!' Intan hanya bisa mengeluh dalam hati. William yang memperhatikan wajah kekasihnya terlihat mendung, akhirnya mencoba mencairkan sua

