Zavier dan Bella menoleh ke asal suara. Wanita cantik itu langsung diam tak berkutik, sedangkan Zavier malah tersenyum lebar sambil mengusap belakang kepalanya. “Selamat malam, Pa!” Zavier akhirnya beridiri mendekat ke arah papanya. Tanpa di duga, lelaki paruh baya itu malah menjewer telinga sang putra, sehingga Zavier mengasuh karena tak siap dengan perlakuan papanya. “Aduh, Pa, sakit tahu!” keluar Zavier sambil memegang telinganya. “Lagian bawa cewek bukannya dikenalkan pada Papa malah di kekepin sendiri,” ucap Tuan Prasetyo. “Kan, ini baru mau dikenalkan, Pa. Papa saja yang tidak keluar-keluar,” jawab Zavier. Lelaki tampan itu menoleh kemudian memanggil wanita yang masih duduk di sofa dengan wajah teganggnya. “Bella ...!” Wanita cantik itu mendekat, kemudian mengulurkan

