Someday

1547 Words

" Tentu saja! Dan ingat, kamu disana bukan untuk main- main. Kalau kamu menganggap aku dalam sangkar emas, kenapa kamu nggak berusaha kuliah dengan baik dan belajar dengan keras supaya bisa cepat melepaskan aku." " Sudahlah... Aku baik- baik saja dan jangan terlalu banyak bermain. Aku mau pakai baju dulu." sambung Zara dengan mempertegas nada bicaranya. " Tiana... Apa pernah kamu... Kamu memikirkan aku disini? Kadang, aku sangat kangen sama mama dan kamu. Aku bahkan lupa kapan terakhir kali kita ngobrol dan berbagi cerita. You know... Aku kadang ngerasa sangat kesepian meski Frans sudah membelikan aku teman- teman yang mungkin sama sekali nggak peduli dengan aku. I just missing my family." ucap Tristan yang membuat d**a Zara semakin sesak. " Kesepian? Aku juga kesepian, Tris... Sangat.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD